<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ENJOYMORNING &#187; Puisi</title>
	<atom:link href="http://enjoymorning.com/tag/puisi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://enjoymorning.com</link>
	<description>Stop thinking, Start living</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Apr 2010 06:24:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Menangisi Ketidakadilan</title>
		<link>http://enjoymorning.com/menangisi-ketidakadilan/</link>
		<comments>http://enjoymorning.com/menangisi-ketidakadilan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 13:25:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ferry Prima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspiring]]></category>
		<category><![CDATA[Nice Readings]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enjoymorning.com/?p=428</guid>
		<description><![CDATA[Aku sedih, membayangkan mengapa ada anak yang bisa tinggal di rumah mewah, sementara ada bocah yang harus tidur di sebuah halte bus, kedinginan, namun tidak bisa berbuat apa-apa selain memeluk tubuh mungilnya lebih erat.
Aku sedih, merenungkan mengapa ada orang yang bisa dengan bangga menunjukkan mobil mewahnya sementara disampingnya berdiri seorang lelaki tua yang dengan tekun [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://enjoymorning.com/suka-duka-bermain-ptc/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Suka Duka Bermain PTC'>Suka Duka Bermain PTC</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Aku sedih, membayangkan mengapa ada anak yang bisa tinggal di rumah mewah, sementara ada bocah yang harus tidur di sebuah halte bus, kedinginan, namun tidak bisa berbuat apa-apa selain memeluk tubuh mungilnya lebih erat.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku sedih, merenungkan mengapa ada orang yang bisa dengan bangga menunjukkan mobil mewahnya sementara disampingnya berdiri seorang lelaki tua yang dengan tekun memungut tiap sampah yang ada, karena dia tahu hanya inilah cara agar dia bisa membawa pulang sebungkus nasi untuk istri dan anaknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku sedih, memikirkan mengapa ada orang yang bisa makan di hotel bintang 5 tiap harinya, sementara yang lain bahkan berbagi sebuah roti yang dipungutnya dari pinggir jalan.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku hanya sedih, mengapa mereka tidak diberikan kesempatan yang sama untuk melihat dunia dari perspektif yang lebih indah seperti yang kuterima.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan aku sedih, karena aku hanya bisa tertegun diam, bersimpati ada apa yang mereka lalui, kemudian begitu saja melupakannya tanpa sempat berbuat apa-apa dan kembali ke segudang rasa ego dan kenikmatan pribadi.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku sedih, karena aku hanya bisa menangisi ketidakadilan..</p>
<p style="text-align: justify;">
<blockquote style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Terinspirasi dari sebuah pembicaraan santai dengan <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1263975630&amp;v=feed&amp;story_fbid=1165861547741#/profile.php?id=537177279&amp;ref=ts" target="_blank">Jeffery Tjahyowargo</a> .<br />
</em><br />
Ferry : Kadang kalau dipikir-pikir dunia tuh bener-bener ga adil yah. Tiap orang ga diberikan talenta yang seimbang. Adakalanya kita sudah kerja keras eh tetap saja ga bisa mengalahkan orang santai yang bertalenta tinggi</p>
<p>Jeffery : Bicara soal ketidakadilan, sebenarnya hal yang paling objektif di dunia mungkin bisa sebut ketidakadilan itu. Coba loe pikir, apa yang dilakukan oleh anak raja sampai dia disebut dengan anak raja? Dan apa yang dilakukan oleh anak penjahat sampai-sampai orang menyebut dia begitu?</p>
<p>Ferry : Hmm.. Ga ada ??!&#8230;</p>
<p>Jeffery : Iya.. Ga ada.. Mereka sama-sama tidak melakukan apa-apa tapi mereka akan menjalani hidup yang jauh berbeda nantinya.. Apa ini bisa disebut adil ?!..</p>
<p>Ferry : &#8230;<em><br />
</em></p></blockquote>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://enjoymorning.com/suka-duka-bermain-ptc/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Suka Duka Bermain PTC'>Suka Duka Bermain PTC</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enjoymorning.com/menangisi-ketidakadilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kepada Kamu Dengan Penuh Kebencian</title>
		<link>http://enjoymorning.com/kepada-kamu-dengan-penuh-kebencian/</link>
		<comments>http://enjoymorning.com/kepada-kamu-dengan-penuh-kebencian/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2009 09:21:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ferry Prima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beautiful Words]]></category>
		<category><![CDATA[Nice Readings]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Romantic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enjoymorning.com/?p=374</guid>
		<description><![CDATA[Hai hai apa kabar semua? Ga berasa sudah lama juga saya tidak meng-update blog ini. Ga tahu kenapa akhir-akhir ini saya jadi tidak semangat untuk melakukan apa-apa dan pengennya hanya tidur-tiduran saja, males-malesan di kamar, selimutan dan pasang AC poll. Hidupku juga sangat konsisten belakangan ini dimana tiap harinya kulalui dengan 12 jam tidur dan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://enjoymorning.com/menangisi-ketidakadilan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menangisi Ketidakadilan'>Menangisi Ketidakadilan</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Hai hai apa kabar semua? Ga berasa sudah lama juga saya tidak meng-update blog ini. Ga tahu kenapa akhir-akhir ini saya jadi tidak semangat untuk melakukan apa-apa dan pengennya hanya tidur-tiduran saja, males-malesan di kamar, selimutan dan pasang AC poll. Hidupku juga sangat konsisten belakangan ini dimana tiap harinya kulalui dengan 12 jam tidur dan 12 jam beraktifitas. Mungkin begini kali yah rasanya jadi seekor beruang yang sedang masuk ke dalam suatu kondisi hibernasi. Hehe..</p>
<p style="text-align: justify;">Siang ini seperti biasa setelah membuang jauh-jauh rasa kantuk dan malas, dengan semangat empat lima saya nyalakan laptop, connect internet , baca-baca artikel dari blog langganan dan akhirnya sampai juga ke blognya <a href="http://radityadika.com">Bang Radith</a>. Ada satu puisi yang menurut saya bagus karena  ditulis dengan gaya penulisan yang umum. Minta ijin copy-paste yang Bang. <img src='http://enjoymorning.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-374"></span></p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p>Kepada kamu,<br />
Dengan penuh kebencian.</p>
<p>Aku benci jatuh cinta. Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu, tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak, selalu menebak-nebak. Aku benci deg-degan menunggu kamu online. Dan di saat kamu muncul, aku akan tiduran tengkurap, bantal di bawah dagu, lalu berpikir, tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu, di seberang sana, bisa tertawa. Karena, kata orang, cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa. Mudah-mudahan itu benar.</p>
<p>Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya, menghapusnya, memikirkan kata demi kata. Aku benci ketika jatuh cinta, semua detail yang aku ucapkan, katakan, kirimkan, tuliskan ke kamu menjadi penting, seolah-olah harus tanpa cacat, atau aku bisa jadi kehilangan kamu. Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu. Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?</p>
<p>Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu. Apakah pertanyaan kamu itu sekadar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang aku salah artikan dengan penuh percaya diri? Apakah kepalamu yang kamu senderkan di bahuku kemarin hanya gesture biasa, atau ada maksud lain, atau aku yang-sekali lagi-salah mengartikan dengan penuh percaya diri?</p>
<p>Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada, menjalar ke sekujur tubuh, dan aku merasa pasrah, gelisah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman, tanpa harus tidur. Cukup begini saja.</p>
<p>Aku benci ketika kamu menempelkan kepalamu ke sisi kepalaku, saat kamu mencoba untuk melihat sesuatu di handycam yang sedang aku pegang. Oh, aku benci kenapa ketika kepala kita bersentuhan, aku tidak bernapas, aku merasa canggung, aku ingin berlari jauh. Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan itu…, tapi tidak bisa melakukan apa-apa.</p>
<p>Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan, “Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,” harus dimentahkan oleh hati yang berkata, “Jangan hiraukan logikamu.”</p>
<p>Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu. Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna, kamu bisa saja tanpa cela, dan aku, bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.</p>
<p>Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu. Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu. Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini; di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan…</p>
<p>aku takut sendirian.</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Bagus yah kata-katanya. Salut dhe sama <a href="http://radityadika.com">Raditya Dika</a>.. Udah jago ngebanyol, bisa juga nulis yang romantis. <img src='http://enjoymorning.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Maju terus yah !!</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://enjoymorning.com/menangisi-ketidakadilan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menangisi Ketidakadilan'>Menangisi Ketidakadilan</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enjoymorning.com/kepada-kamu-dengan-penuh-kebencian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
